Ketika Bermain Menjadi Belajar : Memperkenalkan Literasi Finansial Melalui Monopoli Digital Di Sekolah Dasar

Penulis

  • Rayan Virgiana IKIP Siliwangi
  • Jajang Bayu Kelana IKIP Siliwangi
  • Faridillah Fahmi Nurfurqon IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.30740/jee.v9i2.367

Abstrak

Masalah yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran masih menggunakan cara yang konvensional dan tidak cukup melibatkan siswa secara aktif, sehingga kemampuan literasi finansial siswa sekolah dasar masih dalam level yang rendah. Pembelajaran yang dilakukan belum sepenuhnya memanfaatkan media pembelajaran yang interaktif dan menarik, sehingga peserta didik kurang memahami konsep pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari hari. Tujuan penelitian ini adalah membuat media pembelajaran digital berbasis monopoli yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Research And Development (R&D) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan angket validasi dilakukan oleh 2 ahli, yaitu ahli media dan ahli materi. Angket validasi digunakan untuk mengetahui apakah produk yang akan dikembangkan layak digunakan, serta soal-soal yang digunakan berupa soal pretest dan soal posttest. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai dari ahli media sebesar 95,8% dan ahli materi sebesar 91,6% dengan kriteria sangat layak. Nilai rata rata soal pretest sebesar 50,9% dan postest sebesar 86,3%. Hasil perhitungannya menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi. Hasil uji T menunjukkan angka signifikan 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, artinya ada perbedaan yang nyata antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa media monopoli edukasi digital itu efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi keuangan siswa sekolah dasar.

Diterbitkan

2026-07-15