INTEGRATING THE MEANING OF LIFE AND MENTAL HEALTH EDUCATION THROUGH THE NOVEL A PORTION OF CHICKEN MIE BEFORE DIE BY BRIAN KHRISNA
DOI:
https://doi.org/10.30740/jee.v9i1.351Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek psikologis tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud sebagai landasan utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi. Fokus penelitian adalah pada interaksi tiga struktur kepribadian Freud yaitu id, ego, dan superego dalam menggambarkan konflik batin yang dialami tokoh. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik antara dorongan naluriah (id) untuk menghindari penderitaan, mekanisme pengendalian diri (ego), dan tuntutan moral atau norma sosial (superego) membentuk gambaran psikologis tokoh yang realistis dan kompleks. Dinamika ini juga mengungkapkan bagaimana tokoh berjuang menemukan makna hidup dalam kondisi depresi dan krisis eksistensial. Penelitian ini memperlihatkan bahwa pendekatan psikoanalisis Freud efektif untuk kajian psikologi sastra dalam mengupas masalah kesehatan mental dan pencarian makna dalam karya sastra Indonesia kontemporer.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author is responsible for acquiring the permission(s) to reproduce any copyrighted figures, tables, data, or text that are being used in the submitted paper. Authors should note that text quotations of more than 250 words from a published or copyrighted work will require a grant of permission from the original publisher to reprint. The written permission letter(s) must be submitted together with the manuscript.







