CHANGES IN KNOWLEDGE AND BEHAVIOR OF POSYANDU CADRES THROUGH YOUTUBE EDUCATIONAL MEDIA INTERVENTION REGARDING STUNTING IN KARANG SATRIA VILLAGE, BEKASI REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.30740/jee.v9i1.318Abstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sekaligus menjadi indikator penting kesehatan masyarakat. Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam mencegah stunting, khususnya melalui edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan pengetahuan dan perilaku kader Posyandu setelah diberikan intervensi edukasi melalui video YouTube di Desa Karang Satria, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan perilaku kader sebelum dan sesudah intervensi. Media edukasi berupa video YouTube berisi informasi tentang definisi, penyebab, dampak, dan pencegahan stunting. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan perilaku kader setelah intervensi (p < 0.05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa YouTube efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, intervensi berbasis YouTube dapat menjadi strategi edukasi kesehatan yang inovatif, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author is responsible for acquiring the permission(s) to reproduce any copyrighted figures, tables, data, or text that are being used in the submitted paper. Authors should note that text quotations of more than 250 words from a published or copyrighted work will require a grant of permission from the original publisher to reprint. The written permission letter(s) must be submitted together with the manuscript.







